The ONE Loose Powder [Translucent] REVIEW

Review kali ini adalah tentang bedak yang sukses bikin saya galau untuk sekian lama. Jadi dulu saya beli bedak ini hanya karena penasaran (seperti biasa) tanpa punya ilmu apa-apa. Saya nggak tau fungsi bedak ini apa, bedanya dengan bedak yang lain apa, dan apa-apa lainnya. Akhirnya karena nganggur di rumah, diminta deh sama adik saya. Kemudian ketika adik saya meninggal, saya ambil lagi.


Ketika bedak ini sudah kembali ke tangan saya, di YouTube sudah mulai banyak beauty vlogger yang membahas tentang setting powder. Lalu muncul deh brand-brand tertentu yang diklaim sebagai loose powder terbaik. Pada saat itulah mata saya terbuka dan hati saya berbisik, "Ooooh jadi ternyata begini cara pakai loose powder."


Demikian cerita nggak pentingnya, sekarang kita langsung saja review kecil-kecilan si bedak ya. Dari packaging, terus terang ketika pertama kali melihat saya sudah cukup menghela nafas karena ukurannya yang kecil. Menurut saya dengan ukuran sekecil itu, harga loose powder ini cukup mahal yaitu IDR 199.000. Tentu saja itu harga konsumen tanpa diskon, tapi honestly kita bisa saja dapatkan loose powder sejenis dengan harga yang jauh lebih murah.


Bungkus karton luarnya tipe geser kayak Pure Colour Pressed Powder. Sayangnya sudah hilang jadi saya nggak bisa tunjukkan foto tentang informasi produk yang ada di kartonnya. Kalau kemasan dalamnya sama saja seperti loose powder kebanyakan. Bagian isinya dilindungi sama kertas putih dan nggak ada aplikatornya. Dan bodohnya, saya nggak taruh sesuatu apa gitu untuk melindungi lubang akses produknya jadi sekarang bedaknya sudah bertaburan dalam kemasan. Jadi saran saya, kalau buka kertas pelindungnya jangan semuanya ya, cukup sampai 3-4 lubangnya terbuka abis itu tutupin lagi. Atau taruh sponge dalam kemasan, tapi masalahnya ada nggak sponge seukuran loose powder ini?!


Tekstur bedak ini benar-benar lembut, wajar kalau Fathi NRM bilang bedak ini bagus banget. Kalau kita tekan jari di bedak ini, nggak akan terasa nyentuh bedak saking halusnya. Selain itu juga nggak ada aromanya, which is nice karena bagi sebagian orang aroma fragrance di produk kosmetik itu mengganggu kan?!


Kita bisa aplikasikan memakai sponge ataupun brush, tergantung kebutuhan saja. Kalau untuk setting, pakai brush akan lebih mudah. Tapi bisa juga pakai sponge kalau kita mau baking. Dan ketika sudah diaplikasikan rasanya sangat-sangat ringan, mudah diblend, dan nggak nambah coverage dari foundation jadi nggak akan bikin make up tambah berat. Dia hanya membuat kulit wajah jadi halus banget, jadi memang cocoknya untuk setting atau finishing powder.


Saya nggak tahu bagaimana dengan dua shade lainnya, tapi menurut saya shade translucent ini cocok untuk semua jenis undertone karena nggak ada warnanya sama sekali. Biasanya kan bedak translucent ketika pertama kali diaplikasikan akan agak putih ya, tapi ini kalau sudah diblend benar-benar hilang warnanya.

Di wajah saya yang cukup berminyak di daerah T, bedak ini bisa menahan minyak sampai 8 jam. Saya kan ibu rumah tangga ya, jadi jarang keluar panas-panasan jadi nggak tahu deh kalau dibawa pergi. Tapi sejauh ini, saya rekomendasikan ini untuk kalian yang lagi cari bedak yang bisa nahan minyak dengan baik. Walaupun harganya lumayan tinggi, layak dicoba kok karena kwalitasnya yang bagus.

Kalau kalian ada yang mau ditanyakan, silakan komen saja ya. Barangkali ada yang belum saya bahas karena keterbatasan pengetahuan saya. Insyaallah akan saya balas semampunya.



You Might Also Like

0 komentar